Showing posts with label motivasi. Show all posts
Showing posts with label motivasi. Show all posts

Tuesday, November 12, 2013

Langit indonesia merah di matanya

            Langit merah yang kulihat pertama kali saat aku dan kau keluar dari mobil patroli. Bau menyengat yang sangat kuat kutemukan di udara sekelilingku. Bau asap, bau keringat, dan bau darah. Begitu menyengat menjadi bumbu-bumbu udara.
            Komandan sudah memutuskan bahwa aku dan kau adlah patner. Selama kau bernafas, selama itulah kita akan bejuang bersama. Sudah menjadi kaulku bahwa nafasmu adalah nafasku. Semangatmu adalah semangatku.kita...
“menyebar”
Seru komandan. Pada saat itu semua berpencar. Menyebar. Hingga menjadi lebur dengan warna merah di udara. Melebur. Hingga menjadi lenyap dengan puing-puing yang berserakan, berhamburan, dan berjatuhan. Satu persatu semua menghilang dari jangkauan. Kita ke sayap kiri, tempat dimana api menyatu dengan gumpalan asap yang membumbung tinggi. Memang menyeramkan tapi kita tak gentar.
            Kau berlari bersama beberapa temanmu, memimpin sayap ini yang hanya ada tiga jasad bernyawa. Semakin melebur ke dalam, semakin menuengat bau anyir dan sangit. Suara jeritan-jeritan juga tangisan-tangisan. Begitu piluh namun tak ada kata rapuh.
“awas ada bom susulan”
Teriakmu tanpa berhenti berlari.
Aku melihat beberpa orangmu berpencar. Menyebar. Kau lurus ke depan, satu ke kiri, satu ke kanan, satu lagi ke barat daya.
Aku juga mendengar suara orang-oran yang berteriak ketakutan. Namun hanya sejenak. Kemudian semua menjadi diam. Bungkam. Sebentar dan untuk selamanya.
Seketika suasana menjadi tenang. Legang. Begitu sunyi hingga kau merasa khawatir. Tapi sekeliling hanya ada asap yang semakin menyesak. Kau menutup hidung namun matamu semakin awas
Kau menanti
Seperti singa yang tengah mengincar mangsanya
Menunggu sampai tiba saatnya
Taring kau siapkan, tak kalah dengan kkuh yang kau asah. Ada pergerakan di balik gumpalan hitam. Seperti bayangan yang menghilang.”kriek” terdengar seperti suara puing rapuh yang terinjak. Kau dan aku waspada.
Kau siapkan senjatamu begitu juga dengan aku.
Akhirnya kita sepakat. Sekaranglah saatnya...
Musuh di depan mata. Mangsa yang mencoba memberontak. Tapi dia terlambat satu langkah dari kita. Ia gugup atau mungkin kaget, itulah yang membuat musuh sulit mengalahkan kita dua lawan satu. Akhirnyamusuh tumbang.
Kita maju ke barisan depan.
            Kau bertemu dengan teman-temanmu di sana. Orang pribumi. Pejuang tanpa senjata. Mereka dengan tangan hampa namun tak satupun mau menyerah. Kita melebur dengan mereka. Merapatkan barisan dengan shaf mereka. Mereka tahu siapa kita. Salah satu dari mengangguk ke arah kita. Ucapan selamat datang. Bergabung. Aku lihat beberapa orang bersembunyi diam, beberapa lagi merapalkan do’a, dan beberapa lagi bergerak mengendap-endap.
Pertarungan di mulai.
Lemparan batu dibalas dengan peluru. Raungan pita suara di saingi dengan raungan granat. Mereka biadap. Pertarungan tak imbang. Namun teman-temanmu tak putus asa. Satu dua kalian tumbang. Tapi kalian tetap menantang lawan. Bertahan, dengan menahan peluru merobek tubuh.
Sebentar lagi...
Malam aka menetralisir suasana ini. Genjatan senjata sementara.
Hanya beberapa gelintir nyawa yang masih sanggup menyambut malam berkabut. Menikmati kesunyiannya. Suasana menjadi tenang. Serempak beberapa orang mencari tempat persembunyian. Mungkin untuk istirahat atau mingkin mengatur siasat. Siapa yang tahu, semua sudah menjadi kodrat. Kau dan aku kembali menyisir daerah sekitar. Menyapa bebrapa temanmu yang selamat dan melapor pada komandan.
            Ternyata malam begitu tenang di balik suasana yang emncengkam. Kita sedikit lega, setidaknya malam ini aman tanpa ada suara bising.
Kita kembali berjalan...
Ada suara berisik dari balik puing bangunan yang masih utuh. Aku dan kau mulai waspada. Puingitu tidak begitu jauh, jadi kita mulai mendekatinya. Anehnya ada suara namun tak ada tanda-tanda pergerakan.
Kita tetap melangkah maju
Dan itu dia
Sebuah jasad mungil yang merengkuh di sudut bangunan itu. Meringkuk, memeluk lutut hingga wajahnya tenggela dalam tubuhnya. Hanya segelintir jasad yang masih bernyawa. Begitu mungil. Kau mulai mendekatinya...
Ternyata ia seorang gadis kecil.ia menatapmu atau mungkinmenatap kita berdua.
            Aku dapat melihat malam di matanya. Begitu bening dan dalam. Gelap dan bersinar. Namun lembap, seperti mutiara di dalam lumpur. Begitu di sayangkan, mata itu di kelilingi bekas air mata yang masih basah.
Ya tuhan...
Tatapan itu begitu dalam. Seakan ingin merobekmu,menuduhmu...
Gadis itu hanya sejenak menatapmu, namun sudah cukup untuk mengirimkan sinyal itu kepadamu. Perasaan itu...
Sebuah kekalutan...
Kehilangan...
Kesendirian...
Luka dalam yang sangat menyakitkan.
Sejenak kau tertegun. Seakan dapat merasakan sakit itu. Kau memang merasakannya, aku saja yang memiliki rasa.
Gadis itu menerobosmu, ia berlari tanpa menatapmu lagi. Seakan takut akan ada yang membunuhnya. Ia berlari dan ketakutan.
“hei tunggu”
Teriakmu saat ingin menghentikan gadis itu. Kemana ank itu? Batinmu. Ia berkeliaran malam hari sedang keadaan gelap dan mungkin tidak aman. Kau menghawatirkannya.
            Kau bermaksud mengejarnya, mengikuti jejak di atas abu dan suara angin yang menderu. Malam semakin dalam dan dingin mulai menusuk tulang. Tapi kau belum menemukannya.Suasana begitu hening dan gelap. Hanya ada penerangan dari cahaya rembulan yang dermawan. Kau kesulitan mencarinya.
Hingga kau menyerah. Pasrah...
Pagi sudah hampir tiba dan kau harus bersiap untuk mengangkat senjata.”dimana gadis itu?” lirihmu menutup malam itu.

            Ternyata pagi datang dengat cepat. Bahkan sholat shubuh pun kau kerjakan dengan tergesah-gesah. Berjama’ah dengan segelintir nyawa yang tersisah. Hanya tersisa satu orangmu dan pagi ini kau juga kehilangan kontak dengan komandanmu.
Kau mulai sendiri...
Menjelang dhuhah kau masih bergelut dengan siang yang mulai terik. Logam berjatuhan, gemerisik di atas pasir reruntuhan. Suara jeritan sudah menjadi lagu langganan. Suara anak kehilangan ayah atau ibu, suara istri kehilangan suami atau sebaliknya, suara tubuh yang tergores peluruh. Suara kematian. Suara penjajahan.
Kau mulai lemah, karena akupun juga melemah. Tapi kau bisikan ditelingaku “kita harus kuat”. Hingga akumenghafal kata-kata itu dengan otakku yang dangkal. Namun...
Tuhan memberikan pertolongan. Sebuah transfer semangat perjuangan. Kau melihat gadis itu. Duduk diam bersembunyi. Ia menatapmu dengan mata yang ternyata sangat indah. Mata seseorang yang ingin di lindungi.
            Kau kembali mengajakku maju. Dengan semangat baru, tak peduli berapa banyak peluru menembus tubuh. Kau sudah bertekad untuk melingi gadis itu. Negeri itu.
Kau berteriak lengking”maju” dengan suara yang mengganjal tenggorokan. menyakitkan sebenarnya, tapi kau tak ingin merasakannya.
“Tuhan bersama kita”
Sorak beberapa pribumi yang tak gentar mati.
Kembali memberimu semangat. Suara-suara itu,teriakan-teriakan itu, juga jeritan-jeritan itu. Semua ibarat imunisil yang menyuntikmu dengan berjuta semangat dan kekuatan. Tak ada lagi rasa sakit, yang ada hanya semangat agar bumi indonesia tidak raib. Hidup atau mati sudah tak penting lagi. Seluruh nafas, seluruh hidup hanya untuk berjuang dan berjuang...
Demi orang-orang ini
Demi dhuhah yang menjadi saksi
Demi gadis kecil yang bersembunyi
Demi keluarga pertiwi
Bemi rasa cinta, rasa bangga
Demi nusantara
Demi indonesia
Kau tetap melangkah dengan tubuhberdarah, wajah mengelupas tersobek senjata. Tapi tak ada rasa sakit. Semua rasa itu telah raib.

            Kau melihat beberapa musuh mendekati tempat persembunyian gadis itu. Kau tak rela. Kau berlari menghalangi mereka. Aku tahu gadis itu ketakutan.kulihat mata tajamnya berair dan bergetar. Mata bening yang kini sedikit redup oleh pemandangan siang.
Aku melihat reruntuhan bangunan di matanya, puing-puing berjatuhan, satu persatu nyawa tumbang, juga langit indonesia yang menghitam, semua kulihat di matanya.
Kau sekarang sendiri, karena aku sudah terlebih dulu undur diri. Aku tamat. Aku abis. Tapi aku masih melihat, kau tetap menggandengku. Melawan mereka dengan tubuhku yang tak bernyawa. Jasad yang sejak awal tak ingin bernafas. Hanya menjadi sebongkah benda,tapi kau mempercayai aku sebagai patnermu...
Aku berterima kasih, juga meminta maaf..
Kaupun akhirnya melihat gadis itu yang menangis ketakutan. Musu semakin beringas. Kau kini menahan kesakitan.
Mengapa sakit itu harus datang?. Batinmu. Aku tahu kau sudah semakin lemah, sudah hampir tumbang. Tapi semangatmu tak padam.
Kau pejuang
Hidup mati untuk perang
Untuk kedamaian dan ketenangan
Untuk kebebasan dan kemerdekaan
Untuk indonesia...
Ternyata tuhan mengabulka do’a kita. Kau berhasil menumbangkan meeka meki kau sendiri harus tumbang.
            Sekaranglah rasa sakit itu sirna. Hilang. Melayang dalam ketenangan. Ku lihat gadis itu menangis. Andai saja aku punya air mata mungkin aku juga akan menitikkannya. Tapi apa daya, aku hanyalah sebuah benda. Sebuah pistol          . yang sekarang sudah tak berguna lagi tanpa kau sang tuannya...
Tapi aku bangga. Sampai titik darah penghabisan kita berjuang. Meskipun kita tidak bisa lagi melihat langit siang, beningnya langit malam, juga api yang hampir padam. Setidaknya aku bisa melihat gadis itu mendekati jasadmu yang tergeletak tak jauh darinya.
Aku masih bisa mendengar tangisannya, jeritannya, yang pertama kali sejak kita bertemu dengannya tadi malam. Andai kau masih bisa mendegarnya...
“bangun pejuang, bangun...ayo bangun pahlawan...indonesia membutuhkanmu”
Tapi kau tetap tak membuka matamu. Tangisannya mengiringi kepergianmu.
            Dan aku juga melihat betapa langit indonesia merah di matanya.
            Langit indonesia yang merah, menghantarmu melayang ke angkasa. Dengan setumpuk harap dan do’a. Kau yakin tuhan maha pemurah akan mengabulkannya bahwa indonesia pasti merdeka...
Selamat jalan pahlawan...






Wednesday, November 6, 2013

kemunafikan sejarawan



 Perjalanan hidup dalam suatu sejarah terasa begitu pentingnya, apalagi terhadap seseorang yang notabenenya begitu masyhur dikalangan masyarakat bahkan kemasyhuran yang datang akibat  budi pekerti maupun akhlaq yang mulia.


Kita dapat menilai dan menimbang pentingnya arti sebuah sejarah yang asal mulanya dari sebuah peradaban tempo dulu, peradaban masa lalu yang di lakukan makhluk hidup sebelum kita berada di dunia yang penuh kebohongan ini,. kenapa saya mengatakan dunia yang penuh kebohongan .?. . karena sejarah-sejarah yang kita terima saat ini mungkin hanyalah sebagian dari keabstrak kan sebuah sejarah, . kita adalah korban dari para sejarawan yang munafik.
Sejarawan terkenal asal pacitan soedjiwo tedjo pernah mengatakan saat seminar bahwasannya   “ seorang sejarawan itu munafik”.  Sebab mereka memperkenalkan suatu sejarah hanya dalam segi positifnya saja sedangkan negativ nya tidak, dalam seminarnya soedjiwo tedjo menyatakan ketika pahlawan peperangan 10 november di surabaya, bung tomo dan para pemuda surabaya dulu berperang tidak hanya melantunkan ucapan “Allahuakbar” saja, melainkan ucapan  “jancuk” pun di ucapkan waktu peperangan, sejarah ini tidak bisa dipungkiri karena bagi pemuda surabaya ucapan “jancuk” adalah sebuah simbol kemarahan, awal dari sebuah organisasi yang di deklarasikan oleh soedjiwo tedjo “jancukers”, yang menyatakan semua manusia “jancuk” semua.
Pahlawan revolusi kita Ir.soekarno, sejarawan memandang beliau baik maka dari itu kita juga memandang beliau baik, tetapi apakah sejarawan pernah membicarakan tentang keburukan beliau bukankah tak ada yang sempuran di dunia ini. Ir.soekarno pun begitu, banyak kekurangan-kekurangan yang beliau miliki.
Pada masa orde baru, Ir.soekarno memimpin sebagai tatanan tertinggi di masa itu, tidak ada yang berani menantang beliau karena beliau pahlawan revolusi. Apakah pada saat itu rakyat kita hidup dengan aman, tentram dan makmur ?. . . tidak,  banyak kejahatan dan kekejaman melanda masyarakat. Mahasiswa-mahasiswa pun banyak yang menuntut beliau untuk turun jabatan karena ketidak adilan yang dirasakan oleh masyarakat, Ir. Soekarno haus akan kekuasaan, haus akan wanita dan haus akan sebuah harta, bukankah sama artinya kita kembali ke zaman jahiliyah yang Cuma hidup berdasarkan tahta, harta dan wanita. Pada saat itu berdirilah organisasi komunis, partai komunis indonesia (PKI), organisasi masyarakat, oragnisasi pemberontak yang mau mengambil alih kekuasaan atas bumi pertiwi kita, indonesia. Ir.soekarno yang yang mendengar berdirinya organisasi tadi tidak tinggal diam, beliau menggerakkan teori-teori politik untuk menjerumuskan dalam sebuah lembah kekejian.
Masa Ir.soekarno berakhir, pemerintahan negara pun diambil alih oleh pimpinan tentara “Ir.soeharto”, pahlawan pemberantas pemberontak PKI setelah kepemimpinan Ir.soekarno yang menjerumuskan PKI, pemberantas pemberontakan PKI Ir.soeharto sebenarnya hanya menjadi seorang eksekusi untuk PKI bukan pemberantas, pemberantas yang sebenarnya adalah Ir. Soekarno yang bekerja di belakang pemberantasan, PKI di bubarkan dan anggota-anggotanya yang masih ada di siksa oleh pemeritah seperti penyiksaan pada masa peradaban romawi.
Pertanyaannya apakah para sejarawan pernah menyatakan separti ini, sejarawan hanya memandang sebelah mata padahal mereka tidak tahu bahwa sesungguhnya segala sesuatu ada sisi baik dan buruk nya, jangan memandang segala sesuatu dengan sebelah mata karena orang picek itu sangatlah picik.07.11.13.raden


Tuesday, October 8, 2013

Manajemen Jihad

Selayang pandang menyikapi suatu management dengan kesungguhan hati, management adalah suatu ketrampilan tangan, pikiran dan teori untuk mengatur segala sesuatu, secara global yang membutuhkan suatu management adalah semua kegiatan yang kita lakukan, tepatnya terhadap diri kita sendiri, upaya kita memanage waktu kita, kegiatan kita sehari-hari.
Mengapa management dibutuhkan ?. . . management dibutuhkan untuk mencapai tujuan, menjaga keseimbangan antara tujuan-tujuan yang bertentangan dan untuk mencapai efisiensi dan efektifitas.
George R. Terry seorang ilmuan ahli management populer menyatakan prinsiple of management adalah ilmu dan seni, ilmu diartikan sebuah penyelesaian masalah dengan cara rasional,logoka ,objektif dan sistematis serta  pengetahuan dan keahlian teknis, diagnostik , dan dicision making.
POAC (planning,organizing,actualing,controling), sistem yang berlaku dalam suatu management yang sering dilakukan untuk mencapai tujuan yang efisien dan efektif, efektif artinya mengerjakan sesuatu yang benar dan efisien artinya mengerjakan sesuatu dengan benar.
Para ahli management sering mengguanakan metode POAC untuk mencapai sebuah tujun yang efektif dan efisien tetapi ada seseorang yang heran ketika dia tahu metode POAC, padahal bisnis man tadi sudah mencapai tujuan, sudah mencapai kesuksesan dalam bisnis, bahkan sekarang pun melejit tinggi tingkat kesuksesannya.
Ada salah satu perusahaan kerudung di bandung yang melejit tinggi tingkat kesusesanya tanpa metode ini, mereka menggunakan metode management lain yang disebut dengan management jihad, suatu teori management baru yang diterapkan oleh seorang muslimah yang didalamnya menggunakan aqidah-aqidah islamiyah seperti puasa senin-kamis, sholat tahajud bahkan tirakat.
Karyawan-karyawannya pun sebelum masuk dalam perusahaan tersebut dipersilahkan untuk ikrar dengan metode-metode yang diterapkan di dalam perusahaannya.
Metode yang menerapkan kesungguhan hati, kesungguhan diri untuk mencapai ridho allah yang tak lain Allah lah yang memiliki semuanya didunia ini, bertawakal kepada Allah adalah kunci kesuksesan, bersungguh-sungguh dan berdo’a untuk mendapatkan barokah yang besar dari NYA.

Jadi intinya disini meskipun teori-teori duniawi kita telah didomonasi oleh teori-teori orang barat tetapi sebagai ummat islam yang benar, kita bisa menerapkan metode islaiyah kita untuk mencapai kesuksesan karena tiada kekuatan dan daya upaya melainkan dari Allah swt, Allah dalam al-qur’an telah menyuruh kita untuk bersungguh-sungguh dan berdo’a, dengan metode islam kita juga bisa sukses, bukan hanya dengan metode penipuan saja.

Saturday, October 5, 2013

hidup anda adalah pilihan anda

My life is my choice, kalimat yang sering diucapkan oleh sang motivator, bentuk taukid kalimat ini juga saya tekankan karna didalam kehidupan, kita berhak memilih jalan mana yang kita tempuh, arah mana yang kita inginkan, dan kemana kita akn pergi, ibarat tubuh kita ini sebuah mobil, otak kita adalah seorang sopir, mobil selalu bergerak dan berjalan terganggung dengan si pengendara, dalam suatu kendaraan pasti ada arus, jalur dan arah, terganggung kita mengarahkan mobil kemana kita mau, jika kita ingin pergi berlibur tujuan kita ya ke borobudur, bali, malang bahkan ada yang ingin berlibur ke luar negeri, berdasarkan tujuan-tujuan tertentu, apakah rintangan, arus dan jalur setiap tujuan sama . . .? enggak kan, sama juga dengan kehidupan kita, kehidupan kita adalah sebuah pilihan, jika kita sebuah kesuksesan yang besar, mungkin sesuatu yang besar, resikonya juga besar, dan sebaliknya jika anda ingin sebuah kesuksesan yang kecil, maka resikonya lebih ringan.
Seorang manager sebuah perusahan, jika dibandingkan dengan seorang ob (office boy), manakah yang beresiko tinggi dalam perusahaan, manakah yang berpengaruh dalam kebesaran dan kebangkrutan perusahaan, dan yang terpenting yakni gaji mereka, manakah yang paling tinggi nilai nominal gaji mereka, manager kan .!, dalam sisi lain, seolah-olah office boy lah yang bekerja lebih keras, tapi yang paling beresiko adalah manager, coba anda teliti lagi, gimana kerja keras seorang manager, jika peruhaan mengalami kebangkrutan, siapakah yang paling merana bahkan ada yang sampai bunuh diri . . .hehehe. .
Seorang manager atau seorang office boy, .!  pilihlah impian anda, anda berhak memilih atas kehidupan, impian dan cita-cita anda, kesuksesan ada ditangan anda, anda berhak memilih menjadi seorang pemenang ataukah menjadi seorang pecundang, sudahkah anda memilih impian anda . .?, tetapkan mulai sekarang . .
Apakah anda sudah menetapkan impian anda. .!, coba pikirkan bayangan-bayangan anda mengenai impian anda, apakah rintangan yang akan anda lewati, arus manakah yang akan anda tempuh, dan arah manakah yang akan anda tuju,? Pikirkan matang-matang, pantaskah anda seperti itu, . .pantas . .semua orang berhak bermimpi, dan berhak untuk menggapai mimpi.
Tulislaha impian anda di kertas, taruh di tempat strategis, sekiranya anda bisa melihat tulisan anda setiap hari atau bisa juga bertasbih melafalkan impian anda setiap hari sebanyak 7 kali, . cara untuk mengingat dan mencoba untuk tetap semangat meraih impian anda . .!, coba anda praktekkan selama 3 bulan, . . insyaallah semangat anda akan membara, berkobar separti api yang menyala.
Pilih impian anda, gali potensi yang ada pada diri anda, anda adalah seorang pemenang, anda peraih impian, anda seorang yang sukses dan anda “THE REAL CHAMPION”. Selamat mencoba meraih impian, pilihlah impian anda, impian anda adalah yang terbaik buat anda.
Kutipan sedikit dari ayat al-qur’an, firman Allah yang menyuruh kita untuk bekerja keras serta berdo’a keras(khusyuk), raihlah kesuksesan dengan berusaha keras dan berdo’a, insyaallah kesuksesan akan menjumpai anda.

teori abjad ABCD

Menetapkan sebuah impian, anda mengenal seorang motivator, “ippho santoso”, seorang motivator saya, memotivasi saya untuk berkarya, memahamkan saya tentang arti sebuah kehidupan, beliau pernah mentafsiri abjad ABCD, jangan salah, bukan hanya al-qur’an yang bisa ditafsiri,  kalau jalaluddin as-syuyuti menafsiri al-qur’an maka beliau menafsiri abjad, untuk menggapai sebuah impian disarankan agar menggunakan teori ABCD, maksut dari abjad ABCD itu apa . . .?. sang motivator mengartikan ABCD sendiri dengan artian huruf A, yang artnya Allah, Allah is very impotant to get your dream, tak ada daya upaya dan kekuatan apapun yang lebih besar melainkan kekuatan dari Allah, kemudian huruf abjad B, yang artinya Birth (lahir), kita lahir atas kehendak Allah SWT, sesuatu yang nggak bisa dipilih dan diganngu akan kemutlakannya, kehendak Allah yang tidak bisa dinegoisasi,huruf D, yang artinya DEAD(mati), mati adalah kehendak Allah dan itu juga tidak layak untuk bertoleransi dan negoisasi, .gimana dengan mati bunuh diri . .?, lain lagi dengan mati bunuh diri, kalian mungkain sudah mendengar kalimat “kullu syai’in mustasnayat”, diartikan bahwa segala sesuatu yang ada didunia mempunyai pengecualian, begitu juga dengan bunuh diri, tapi untuk kali ini kita membahas tentang arti kehidupan, didalam teori abjad ABCD, diantara huruf B dan D terdapat huruf C, benarkah . .?.sang motivator menafsirkan huruf C dengan CHOICE, yang arti nya memilih, semua itu telah ditafsiri secara tekstual.
Secara intekstual diartikan bahwa Allah memiliki segalanya, menakdirkan hidup dan mati kita, segalanya hanyalah milik Allah, hidup atas kehendak NYA mati pun atas kehendak NYA, diantara hidup dan mati seseorang ada sebuah kehidupan, didalam teori abjad tadi kehidupan disimbolkan dengan huruf C, yang artinya memilih, sebuah pilihan yang mempengaruhi kehidupan anda, pilihan yang tepat untuk mencapai impian anda dalam menjalani arti sebuah kehidupan, buatlah hidup anda berarti dengan pilihan anda, yakinlah anda bisa mencapai apa yang anda inginkan.
Ketika saya masih belajar di madrasah aliyah, saya pernah bermimpi untuk menimba ilmu di UIN sunan kalijaga jogjakarta, saya memilih perguruan tinggi yang bagi saya itu spesial, seorang lulusan bahasa tahun 2012, alhamdulillah impian saya pun tercapai, saya sekarang bisa menimpa ilmu di UIN sunan kalijaga, this is my choice.
Ada banyak impian saya setalah membaca buku dari sang motivator, hidup saya lebih ter manage dari sebelumnya, impian saya yang lain yang menurut saya sudah tercapai adalah memimpin dan menjadi orang berpengaruh dalam FESTIVAL ARAB yang diadakan di pondok pesantren mambaus sholihin, walaupun saya bukan ketua, hanya menjadi wakil, tetapi seluruh acara dan kegiatan apapun konseptornya saya, ini impian saya dalam menjalankan sistem organisasi kepengurusan bahasa arab di tempat saya menimba ilmu.
Impian saya yang tercapai lainnya adalah menjadi ketua himpunan organisasi santri yang berasal dari lamongan, daerah dimana saya berasal, memimpin sekitar 50 pemuda pemudi berakhlaqul kharimah yang berasal dari lamongan asli.
Alhamdulillah 3 impian besar saya waktu di madrasah aliyah saya tercapai walaupun kurang sempurna dan belum mencapai kepuasan tertinggi pada diri saya, impian saya menimba ilmu di UIN sunan kalijaga mengambil jurusan MPI (management pendidikan islam), tapi yang saya dapat hanya jurusan MD (management dakwah), dalam FESTIVAL ARAB juga traget impian saya adalah ketua FESTIVAL ARAB tetapi Allah berkehendak lain, meleset sedikit dari impian saya, saya hanya menjadi wakil ketua FESTIVAL ARAB, meskipun begitu saya tidak menyerah dan hanya diam saja menjadi wakil ketua, akhirnya saya pun berusaha bekerja keras menggeluti bidang leadership dan mengambil alih kepemimpina FESTIVAL ARAB, walaupun wakil ketua tetapi kepemimpinan berada di tangan saya, impian sangatlah mudah dicapai jika anda bisa menguasai keadaan dan bisa mengikuti jalan pikiran mereka, contohnya untuk menjadi orang besar kita harus kenal dengan orang yang lebih besar dan bisa menaungi orang kecil disekeliling mereka, bermimpilah setinggi langit karena walaupun anda tidak bisa menggapai langit tapi anda sudah hampir mencapai langit dan bawalah bintang-bintang, artinya bermimpilah yang setinggi-tingginya walaupun anda tidak bisa menggapai itu, anda bisa mendapatkan sedikit dibawah impian anda yang anda impikan.
Bermimpi sangatlah mudah mencapainya yang sulit, kata-kata ini menurunkan kepercayaan diri anda, bukankan kata-kata itu hanya untuk pemalas yang bisanya Cuma mengeluh atas kegagalannya, cobalah bangkit dari kegagalan anda untuk mengapai keberhasilan, kehidupan anda ada pada genggaman anda.
Anda butuh herder untuk menggapai impian anda, kalau dalam islam herder disebut juga dengan nadzar, begitulah. . nadzarlah pada diri anda jika anda TIDAK bisa mencapai impian anda, seperti saya kalau tidak sampai masuk UIN sunan kalijaga, saya berhenti menjadi pelajar, saya akan menjadi pengembala kambing di rumah, orang tua saya pun siap membelikan kambing untuk saya. Itulah herder saya untuk menggapai impian saya belajar di UIN sunan kalijaga.

Herder impian sangatlah berpengaruh atas tercapainya impian yang anda impikan, dalam fenomena sekarang herder juga dikenal dengan istialah modus, penyemangat mencapai impian, penyemangat belajar, penyemangat meraih impian. Malas kuliah adalah salah satu penyakit dalam perkuliahan, .gimana cara menyembuhkan penyakit tadi ?. . carilah modus dalam perkuliahan, carilah herder untuk menemani perkuliahan anda.

izzalatul kurub



Suatu penyakit yang sering kali dilanda dan diterpa nestapa oleh remaja sekarang adalah penyakit galau, tidak kuat dengan cobaan hidup, susah menghadapi rintangan ataupun sulit menggapai mimipi, akhirnya galau melanda mereka.
Hidup memang susah tetapi lebih susah lagi kalau dibuat susah, menggapai mimpi mungkin sesuatu yang sangatlah sulit tetapi kalau kita berusaha sekuat tenaga dan berkeyakinan yang sangat tinggi, pasti kita akan meraihnya meskipun dengan bersusah payah menghadapi sebuah kegalauan yang amat sangat berat dan rintangan yang sangat dasyat, tetapi semua itu janganlah difikir terlalu lama karena segala sesuatu pasti ada obatnya, bahkan penyakit galau pun insyaalah ada obatnya.
Terkadang ada yang mengatakan sebuah kegalauan itu tidak ada obatnya, tetapi dalam konteks galau sendiri dikatakan bahwa galau adalah suatu pencapaian kegagalan dalam menghadapi masalah dan terkadang juga karena tidak kuatnya hati menerima sebuah rintangan dan cobaan, padahal kita hidup di dunia ini tidaklah luput dari rintang, anda hidup pun harus beresiko, ada suatu perkataan yang mempunyai filosofi tinggi yakni “ takut hidup mati saja”, pengartian sebuah kalimat ini adalah setiap kehidupan pasti mempunyai resiko, setiap anda bergerak, setiap anda melangkah pasti resiko akan menghampiri anda, tidak ada suatu hal pun yang tak beresiko bahwan sekecil perbuatan yang anda lakukan setiap saat maka dari itu jangan lah takut untuk mengambil suatu keputusan karena segala sesuatu mempunyai resiko tersendiri dan jika anda hidup tak mau beresiko maka janganlah anda hidup lebih baik mati saja.
Galau sering kali melanda kita bahkan ada seseorang yang mengakhiri hidupnya karena sebuah kegalauan, anda pasti kenal dengan vocal band internasional nirvana yang mengakhiri kehidupannya dengan sebuah kegalauan, menggantungkan dirinya disebuah kamar kost apartemen, dia mengakhiri hidupnya dengan sebuah kegalauan popularitas, tetapi dia galau bukan karena kegagalan, malahan karena sebuah popularitas yang sangatlah hebat.
Nah . .  .saya mendapatkan suatu gagasan dari sebuah kitab bahwasannya galau tadi itu mempunyai suatu obat manjur, yang menyatakan bahwa obat galau adalah yang pertama liqo’ul mahbub yang artinya bertemu dengan orang yang kita cintai, bersifat global karena selera kita berbeda-beda, ada yang suka band, ada yang ngefenfans banget dengan dangdut, penggemar sepakbola, penggemar para habaib (syecker mania) bahkan ada yang suka dengan sule, maka temuilah mereka pasti akan mengobati kegalauan anda.kedua nadirul al-manadirul jamilah yang artinya melihat pemandangan yang indah, obat yang kedua menganjurkan kita untuk touring melihat indahnya alam ini, bukankah obat ini telah kita terapkan tapi kita tidak menyadarinya, disaat liburan sekolah atau liburan apapun sering kali kita berbondong-bondong mengunjungi wahana-wahana alam yang ada di sekitar kita dan apa yang terjadi, galau pun akan menyingkir dari sisi anda.ketiga yakni syurbu khohwah artinya minum kopi dan seperangkatnya, senjata terakhir untuk mengobati galau adalah minum kopi dan seperangkatnya, lah. .untuk membuktikan realita yang ada, ketika kita nongkrong diwarung kopi dengan teman anda, mungkinkah anda ingat dengan masalah anda, jadi notabenenya warung kpi itu hanya untuk orang yang ceria bukan untuk orang yang galau, yang mau terjerumus dalam sebuah kegagalan dan tak meu bangkit menghadapi persoalan yang dialaminya.

Saran saya untuk orang yang galau untuk menerapkan tiga jurus ini, kalau anda masih galau potonglah leher kambing pada waktu hari raya idhul adha, pasti anda puas karena sudah mengapresiasikan kegalauan anda dengan kekerasan terhadap kambing.rsp.05.10.2013

Sunday, September 29, 2013

Teguhkan hati tanpa provokasi



               Fenomena kehidupan yang kita alami di dunia ini, mungkin banyak yang sering terprovokasi dengan adanya hal yang bertentangan dengan pendapat, argumen, pemikiran bahkan dengan ajaran-ajaran syari’at kita yang telah kita pelajari sejak kita mengemban tanggung jawab dari Allah saat berada di rahim ibu kita.
Ingatkah anda ketika anda masih berada di rahim ibu anda, anda di bai’at untuk mengemban tanggung jawab atas kelestarian agama ini. ingatkah ! . . apa yang anda katakan ketika anda mendapatkan pembai’atan itu.  balla syahidna. .anda telah berjanji, anda telah berikrar untuk membela dan mempertahankan agama Allah.
Pertahankanlah ikrar ini, pertahankanlah janji-janji anda kepada Allah, berpeganglah teguh pada pendirian anda yang telah anda ikrar kan kepada Allah, jangan terprovokasi dengan setan-setan di sekitar anda.
Fenomena sekarang banyak provokasi-provokasi di dunia ini, apalagi dalam menyikapi masalah agama seperti syari’at islam, banyak yang terprovokasi dengan keyakinan kita, banyak penyelewengan-penyelewengan beragama, seperti ajaran-ajaran majelis tafsir Al-Qur’an yang menyatakan bahwa daging babi tidak haram, banyak pendapat-pendapat yang lain tentang beragama.
Argumen diatas sedikit himbauan kepada anda agar tidak terprovokasi dengan adanya perpecah belahan didunia ini apalagi dalam memilih suatu keyakinan, memilih ajaran dan syari’at pertahankan syari’at islamiyah anda jangan terprovokasi dengan adanya pluralisme, liberalisme bahkan kapitalisme, teguhkan iman, islam dan ihsan di hati anda.
Dalam ajaran ahlusunnah wal jama'ah diterangkan dan diajarkan untuk bertoleransi terhadap yang lain, tetapi sikap toleransi kepada agama yang lain yang bertentangan dengan syari’at kita. , apakah anda harus diam saja, apakah anda Cuma duduk berkontemplasi saat ajaran-ajaran agama anda dibicarakan oleh orang lain, apakah anda diam saja saat orang lain menentang argumen anda, menentang prinsip kepribadian anda, apakah anda seorang pecundang.?. apakah itu bukan penindasan terhadap keyakinan anda, apakah itu bukan penindasan terhadap prinsip yang telah anda perbuat.. .camkan di hati anda, . apakah anda seorang pecundang. ?. angkat bicara dan pertahankanlah argumen yang anda yakini.
Mungkin anda berpegang teguh dalam konsep ASWAJA yang harus bersikap tasammuh kepada orang lain, tetapi apakah dengan toleran tadi kita bisa meluruskan jalan, apakah dengan toleran tadi bisa menunjukkan kebenaran atau malah mungkin menyesatkan anda, maka dari itu berpegang teguh lah pada prinsip kehidupan anda, lebih-lebih dalam permasalahan syariat beragama, jangan sampai anda ter provokasi orang lain yang bertentangan dengan pendapat anda.
Al-ihtilafu rahmatun , perbedaan adalah sebuah rahmat, pernyataan ini benar tetapi bukankah kita lebih memprioritaskan dulu mana yang lebih dominan, mana yang lebih benar, jika pendapat anda salah atau pendapat orang lain lebih benar dan rasional maka akui lah, tetapi alangkah lebih baiknya lagi anda mempertahankan pendapat anda dulu, supaya ke-negatif-an pendapat orang lain bisa anda ketahui.
Orang yang ter provokasi hanyalah orang yang bodoh yang mau dibodohi oleh orang bodoh, yang tak punya pendirian, maka jangan mudah diombang-ambingkan orang di sekitar anda, yakin lah pendapat anda lebih baik, anda bisa bangun dan siap menghadapi semua.
Pastikan dan yakini bahwa anda bukan budak yang mengikuti kehendak orang lain, ikutilah kehendak dan keyakinan mu sendiri, tanpa ada provokasi dari orang lain.rsp.30.09.2013
Kami warga indonesia bersumpah
Bertanah air satu, tanpa provokasi
Berbangsa satu, tanpa provokasi
Berbahasa satu , tanpa provokasi

Wednesday, September 25, 2013

Pesawat ,sepeda dan andong


                                                                                 Dari tiga kata di atas 75 % pasti seorang yg ada dalam pesawatlah yg dikata sukses, bahagia, menang atau lain sebagainya. 



Sekilas, hipotesis itu tidak salah. Penilaian pertama seseorang pasti terpacu pada sisi luarnya. Pesawat adalah burung terbang berharga milliaran rupiah, siapapun yg menaikinya pasti milliarder. Sayangnya pandangan umum menentukan yg kaya itu yg sukses, itu yg menang. Jadi cukup sederhana jika hipotesis ini saya tulis. 

saya juga tidak tahu, ketika saya menikmati kelas, saya merasa ada pergeseran makna "fastabiqul khoiroot". Mereka terlalu menggebu untuk menunjukkan kelebihan masing-masing. Biasanya saat saya di Inkafa dulu, saya menyebutnya "modus", tapi ini beda. Ini lebih dari itu.

Mereka mempunyai alasan lain. Mereka malah tampak sengja untuk menampakkan diri mereka masing-masing. Poin itu saya tangkap dari setiap pendapat mereka yg disertai dg dalil2 berperspektif solo.

Menanggapi itu, hati kecil saya menyebut itu sebagai "kemenangan dini". Mungkin dg seperti itu, mereka bisa mendapat kemenangan tersendiri atas prestasi dininya lalu dipandang "wah" oleh teman lainya. Hal yg menarik, simpel, dan berdampak baik untuk wajah. Dan mungkin atas alasan itu, akhir2 ini teman malah suka untuk berebut kemenangan dini trsebut. Tapi itu tidak masalah. Itu baik, selama kegiatan itu tidak berhenti di sospem ini saja.

Darinya saya berfikir: untuk yg tdk pernah unjuk gigi, apa mereka tidaklah sang pemenang. Sebnarnya kemenangan tu diawal apa akhir. Ntahlah.

Saya teringat kembali saelah satu awal sebuah ayat(2.148). Yg dlm bahasa saya: stiap orng tu pasti mnguasai bidang2nya msing2. Smua pnya hak untk mnang, tnpa mmandang apkh itu penaik spdah unta, psawat ataukah becak.
Kemenangan adalah milik kita meskipun kita bermodal apa adanya tapi kita bisa mengalahkan mereka ,kemenangan adalah ahk semua orang meskipun dalam tingkat analogi tidak tercapai ada pemikiran kita tapi semangat yang positif dapat diterapkan pada diri kita sebab sebuah motivasi positif sangat berpengaruh terhadap kehidupan kita.
Thomas alva edision dalam cerita dia adalah murid terbodoh di kelasnya dulu bahkan gurunya pun mencemooh dia dengan mengapresiasikan dia sebagai anak yang bodoh tetapi berkat motivasi dan semangat oleh ibundanya dia sekarang di kenal sebagai ilmuwan terbesar atau mungkin dia sangat berpengaruh terhadap penerangan di dunia ini.
Maka jangan berkecil hati jika anda mengawali kehidupan dengan sebuah kenistaan tapi berkecil hatilah saat anda mengakhiri kehidupan dengan kenistaan karna anda hidup sebagai orang yang tak mampu bukanlah salah anda tapi kalau anda mati sebagai orang yang tak mampu itu adalah salah anda sebab anda tidak bisa mengoptimalkan kehidupan anda secara baek menurut keinginan dan impian anda.03092013.ganesa.rsp